Tuesday, October 25, 2011

PIDATOKU "Badai Matahari dalam Waktu Dekat akan Menerjang Bumi"


Assalamu alaikum Wr. Wb.
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karunianya sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat dan walafiat. Tidak lupa kita kirimkan salam dan selawat ke pada junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita ke jalan yang benar dan lurus.
Pada 22 September 2012 tengah malam, langit New York, Manhattan Amerika Serikat akan tertutupi oleh seberkas layar cahaya yang warna-warni.Di wilayah selatan New York ini, sangat sedikit orang yang dapat melihat fenomena aurora ini. Namun, perasaan menikmati indahnya pemandangan alam ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa detik, semua bola lampu listrik di wilayah tersebut mulai gelap dan berkedip tak menentu, kemudian sinar cahayanya dalam seketika tiba-tiba bertambah terang, dan cahaya bola lampu menjadi luar biasa terang. Selanjutnya, semua lampu mati. 90 detik kemudian, seluruh bagian Timur Amerika Serikat akan mengalami pemadaman listrik. Setahun kemudian, jutaan orang Amerika mulai mati, infrastruktur negara akan menjadi timbunan puing. Bank Dunia akan mengumumkan Amerika berubah menjadi negara berkembang. Pada saat yang sama, Eropa, China dan Jepang dan negar lain juga akan sama seperti Amerika Serikat, berjuang dalam bencana sekali ini. bencana ini datang dari badai matahari atau solar storm yang dahsyat, terjadi pada permukaan matahari yang berjarak 150 juta km dari bumi.
Cerita ini, mungkin terasa mustahil bagi kita. Tapi tidak menutup kemungkinan hal ini akan terjadi pada tahun 2012 ketika energi yang tidak stabil pada bintik hitam matahari mencapai puncaknya. Karenanya judul pidato saya kali ini adalah ‘Badai Matahari dalam Waktu Dekat akan Menerjang Bumi’ agar kita lebih mengetahui tentang badai matahari dan berupaya sejak dini untuk mempersiapkan diri kita menghadapi petaka yang maha dasyat ini.
Sebenarnya bintik hitam atau sun spot pada matahari setiap 11 tahun sekali melakukan siklusnya diakibatkan karena aliran energi yang tidak stabil di sekitar bintik hitam yang mana pada 11 tahun sekali energi yang tidak stabil ini akan memunculkan juluran lidah api yang disebut dengan ‘sun spot’. Efek dari ‘sun spot’ ini dapat mengganggu gelombang elektromagnetik. Ini baru dampak dari ‘sun spot’, belum badai matahari yang disebut ‘sun strom’ yang lebih dasyat lagi dampaknya dari pada ‘sun spot’. Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat yang disebut ‘Solar Blast’, daya rusakanya akan jauh lebih besar dari badai angin “Katrina”, dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya. Ketepatan berita ini mencapai akurasi 98% oleh Richard Enke dari National Science Foundation, Departemen Atmospheric Research Amerika Serikat.
Yang terjadi selama ‘solar blast’ adalah CME atau disebut juga coronal mass ejection dalam bahasa indonesia disebut pengeluaran massa korona. CME adalah ledakan besar yang melontarkan miliaran ton awan plasma korona. Ketika menyapu bumi akan menyebabkan aurora, badai radiasi, dan dalam kasus ekstrem adalah terputusnya jaringan listrik dan mematikan satelit. Bumi pernah mengalami badai matahari pada 1 September 1859 me-ngakibatkan jaringan telegram terbakar rusak dan tahun 1921. Namun kala itu tidak terlalu berdampak bagi kehidupan karena penggunaan listrik pada saat itu masih kurang sedangkan sekarang tahun 2011 ini semua elemen kehidupan kita bergantung kepada listrik. Tentu saja sekarang ini di bumi sudah dipenuhi oleh fasilitas kabel dan nirkabel, tetapi fasilitas ini sulit menahan ujian badai matahari.
Sebenarnya isu tentang kiamat 2012 tidak lain karena perilaku kita sekarang ini yang sangat bergantung kepada teknologi modern yang menybabkan kita terseret kepada dampak dari solar blast 2012 nanti. Mengapa demikian? Karena ini mirip dengan efek domino. Coba pikirkan, bila jaringan listrik menjadi rapuh dan tidak stabil, hal-hal yang berhubungan dengan bisnis pasokan listrik juga akan menjadi korban, peralatan refrigeration berhenti, makanan dan obat-obatan yang tersimpan dalam ruang berpendingin dalam jumlah besar akan kehilangan kondisi penyimpanan dan rusak, pompa tiba-tiba berhenti berfungsi, air minum pada masyarakat akan menjadi masalah. Selain itu, karena gangguan pada sinyal satelit, sistem posisi GPS akan menjadi sampah.
Ketika badai matahari kuat menyerang, umat manusia di bumi akan menghadapi dua masalah besar. Pertama, adalah tentang masalah jaringan listrik modern sekarang. Jaringan listrik modern sekarang pada umumnya menggunakan tegangan tinggi untuk mencakup daerah lebih luas, ini akan memungkinkan operasi jaringan listrik lebih efisien, Anda bisa mengurangi kerugian selama transmisi listrik, juga kerugian listrik karena produksi yang berlebihan. Namun, secara bersama ia juga menjadi lebih rentan terhadap serangan cuaca ruang angkasa. transmisi jaringan akan menjadi sangat rentan dan tidak stabil, atau bahkan mungkin menyebabkan terhenti secara total. Dan ini hanya merupakan efek domino yang pertama, selanjutnya mungkin juga akan menyebabkan lalu lintas lumpuh, komunikasi terputus, industri keuangan runtuh dan fasilitas umum kacau, pompa berhenti menyebabkan pasokan air minum terputus, kurangnya fasilitas pendingin, makanan dan obat-obatan sulit disimpan secara efektif. Para ilmuwan telah memperkirakan bila ada intensitas badai matahari kuat mungkin dapat menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi manusia, hanya pada tahun pertama saja kerugiannya mencapai 1-2 triliun dollar AS, sementara pemulihan dan rekonstruksinya diperlukan setidaknya 4-10 tahun.
Oleh karena itu sejak dini kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi efek dari badai matahari ini dengan tidak menggantungkan segala aspek kehidupan kita kepada teknologi modern dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT agar kita dapat terhindar dari bencana ini. Karena manusia hanya dapat memprediksi, walupun 98% keakuratannya tetapi masih ada 2% yang mana dengan izin Allah SWT semuanya bisa berubah.
Demikian pidato yang saya bawakan. Semoga bermanfaat bagi kita semua terutama bagi diri saya sendiri. Akhir kata Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Monday, October 17, 2011

Jalan-Jalan ke Pulau Saugi


Udah lama nggak nulis karena lagi sibuk-sibuknya belajar. Maklum menjelang ujian. Tapi sewaktu liburan dua bulan yang lalu saya sempat jalan-jalan ke Pulau Saugi Desa Mattiro Baji Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Gambar disamping adalah kondisi terumbu karang di Pulau Saugi.
Keadaan terumbu karang di Pulau Saugi masih dalam kondisi baik. Faktor penyebabnya adalah nelayan di pulau tersebut hanya menggunakan alat-alat tradisional sebagai alat untuk menangkap ikan.
Perkembangan teknologi penangkapan ikan sudah berkembang secara pesat bahkan pengunaan bius dan bom menjadi cara penangkapan yang marak digunakan di daerah lain. Uniknya, nelayan di pulau ini jarang bahkan tidak ada yang menggunakan bom, bius (pukat harimau), dan jaring traul. Nelayan pada umumnya menggunakan lepa-lepa dan kapal biasa dengan alat tangkap dogol (traul kecil yang dikenal dengan istilah dogol). Sebagian nelayan juga masih menggunakan alat tradisional yaitu jaring, pancing rawe, dan bubuh kepiting.
Di Pulau Saugi masyarakat dan para nelayan sangat menjaga dan melindungi secara protektif terumbu karang yang terdapat di wilayah sekitarnya. Rata-rata tingkat pemahaman masyarakat tentang harus diadakannya perlindungan dan pelestarian terhadap terumbu karang sudah baik, tingkat kesadaran untuk melindungi terumbu karang pun sangat tinggi sehingga terumbu karang di Pulau Saugi tetap terjaga kelestariannya. Selain itu juga telah ada alur penangkapan yang telah ditentukan. Sehingga alat tradisional yang biasanya dipakai nelayan Pulau Saugi yang mengangkut semua biota laut tidak lagi terjadi karena telah memiliki jalur tersendiri.

Sunday, May 22, 2011

MAPPALILI TANDAI PERMULAAN MUSIM TANAM



Acara adat "Mappalili" yang dipimpin Bissu atau Puang Matoa menandai permulaan musim tanam di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.


"Upacara adat yang dilakukan turun-temurun diyakini masyarakat setempat sebagai pedoman bagi petani untuk memulai musim tanam padi," kata Bissu Puang Saidi yang juga ketua adat di rumah adat Arajang Segeri, Kabupaten Pangkep, Minggu.

Dia mengatakan, ketika pemerintahan dipegang oleh raja pada zaman prasejarah, bissu dipercayakan menjadi pemimpin upaca adat tersebut, termasuk menentukan penetapan hari pelaksanaannya.

Namun seiring perubahan sistem pemerintahan, penetapan hari H upacara adat itu sudah mendapat campur tangan pihak pemerintah.

Setelah ada usulan penetapan Mappalili, lanjut Bissu, pihaknya masih menunggu kesiapan pejabat pemerintah mulai lurah, camat hingga bupati untuk hadir pada kegiatan ritual prosesi tanam padi pada musim hujan yang dilakukan sekali setahun.

Lebih jauh dia mengatakan, setelah acara Mappalili digelar oleh pihak bissu Kerajaan Segeri, masyarakat setempat barulah menanam padi di sawah. Hal itu sudah turun-temurun dilakukan.

"Masyarakat meyakini itu. Kalau ada yang melanggar atau mendahului menanam padi sebelum acara adat digelar, biasanya mendapat bala atau tanamannya puso," imbuh sekretaris panitia acara Mappalili Muh Arifin Mude.

Acara adat Mappalili yang digelar selama tiga hari mulai 14 - 16 November 2010, diawali dengan acara "atteddu arajang" atau membangunkan alat pembajak yang bertuah, kemudian "arajang ri'alu" atau mengarak pembajak sawah keliling kampung diiringi musik tradisional dan pemangku adat yang menggunakan baju adat.

Puncak acara pada hari ketiga yakni "majjori" atau memulai membajak sawah peninggalan Kerajaan Segeri. Acara tersebut tak kalah meriahnya dengan dua acara sebelumnya. Karena setelah prosesi majjori itu dilakukan, diikuti acara siram-siraman air sebagai bentuk suka-cita oleh pemangku adat dan masyarakat setempat.
Ritual Adat "Mappalili" Kerajaan Segeri, Pangkep (2-Selesai)
Presiden pun Tidak Bisa Matteddu Arajang
MATTEDDU arajang alias membangunnya benda-benda kerajaan bukan perkara muda. Ada ritual dan harus dilakukan orang-orang tertentu.

Menurut Sekretaris Panitia Mappalili Muhammad Arifin Mude, presiden sekalipun, tidak bisa membangunkan arajang. Yang bisa membangunkan hanya Puang Matoa. Waktu yang dipilih untuk mattedu arajang juga melalui perhitungan bugis yakni 9 ompo, 9 temmate dan parallawali atau seimbang antara yang lewat dan datang. Usai mattedu dilanjutkan dengan mappelesso atau membaringkan arajang.

Setelah itu, proses selanjutnya adalah mallekke wae dan labu lalle yakni mengambil air di sungai dan batang pisang lalu dibawa ke arajang di rumah adat. Batang pisang yang diambil harus utuh. "Maknanya ya untuk memandikan arajang," ujar Arifin.

Setelah itu akan dicari waktu tepat untuk menurunkan arajang ke sawah. Dan waktu yang dipilih adalah 16 November. "Tapi kalau bertepatan lebaran, ya kami berlebaran dulu baru mengarak arajang ke sawah," ujar Arifin yang juga masih keluarga kerajaan Segeri ini.

Saat mengarak arajang ke sawah ini sepertinya merupakan momen puncak karena diusung dan diantar 25 orang yang terdiri atas pembawa arajang dan pembawa bendera. Arajang akan diarak dalam proses hikmat dan sakral dari rumah adat ke Segeri, singgah di Sungai Segeri, ke Pasar Segeri lalu dibawa kembali ke tempat peraduannya bermula.

"Saat arajang diarak itulah pantangan untuk melintas atau lewat di depan arak-arakan. Zaman dulu, orang yang melintas di depan langsung mati. Kalau sekarang, saya lihat orangnya langsung jatuh sakit," tandas Arifin.

Acara Mappalili selama tiga hari tiga malam itu juga dimeriahkan dengan Maggiri ala bissu alias tarian dari para bissu. Tarian tersebut menunjukkan kemampuan kekebalan mereka terhadap benda tajam dengan menusuk beberapa bagian tubuhnya sendiri.

Saturday, December 18, 2010

Si Umbu di Sekolah


Si Umbu di sekolah???

Pasti kita berpikir, ngapain si Umbu di sekolah. Maksudnya adalah si Umbu (Terumbu Karang) juga dipelajari di sekolahan walaupun hanya kulit luarnya saja, hanya sekedar tahu.
Si Umbu di pelajari di mata pelajaran Biologi kelas X tentang biosistematik, dalam sistem klasifikasi hewan invertebrata.
Terumbu karang termasuk ke dalam phlylum "coelentrata" atau disebut juga hewan bertubuh rongga, kelas Anthozoa.
Coelenterata terutama kelas Anthozoa yaitu koral atau karang merupakan komponen utama pembentuk ekosistem terumbu karang.Ekosistem terumbu karang merupakan tempat hidup beragam jenis hewan dan ganggang.Keanekaragaman organisme terumbu karang yang paling tinggi terdapat di Asia Tenggara, dari Filipina dan Indonesia hingga ke Great Barier Reef di Australia.Dua puluh lima persen ikan yang dikonsumsi manusia juga hidup pada ekosistem ini.Selain itu, terumbu karang sanga indah sehingga dapat di jadikan objek wisata. Karang di pantai sangat bermanfaat sebagai penahan ombak untuk mencengah pengikisan pantai.

Koral mempunyai peranan yaitu:

1. Melindungi pantai terhadap hempasan ombak sehingga mengurangi abrasi pantai.
2. Dapat dibuat menjadi perhiasan karena memiliki warna yang menarik.
3. Sebagai daya tarik wisata bahari,contohnya: Taman Bunaken.
4. Digunakan sebagai bahan baku pembuatan landasan pesawat terbang.
5. Dapat dijadikan bahan obat-obatan,karena coelenterata menghasilkan senyawa bioaktif.
6. Dapat digunakan sebagai bahan makanan, contoh: ubur-ubur.
7. Terumbu karang juga berfungsi sebagai tempat berkembang biak ikan-ikan laut dan tempat
berlindung satwa laut lainnya
Demikian sekilas tentang si Umbu yang di pelajari di sekolah, mungkin info ini cuma merupakan dasarnya saja.
Tapi yang asti dilihat dari peranan si Umbu, si Umbu sangat penting untuk hidup kita di masa depan.
SAVE OUR CORAL, UNTUK MASA DEPAN KITA!
SALAMAKKANKI KARANGTA, PUNNA TEAI SASSALAKKI KALENGTA AMMUKO

Monday, November 15, 2010

Pengalaman berharga di Acara Grand Final KIM 5


Ada pengalaman yang ingin selalu kukenang dalam hidupku…………
Oleh karena pengalaman ini merupakan pengalaman yang paling berharga bagiku makanya aku ingin membaginya dan menyimpannya agar nantinya aku tidak akan melupakan pengalaman ini.
Sabtu, 6 November 2010, Saatnya Acara Grand Final KIM 5 yang diadakan di WTC Mangga 2. Di Acara ini para finalis KIM 5 yang berasal dari SMAN 4 Denpasar (Bali), SMAN 1 Wangi-Wangi (Wakatobi), dan SMAN 11 Makassar (Sulawesi Selatan) akan mempresentasikan hasil penelitian mereka.Para finalis ini merupakan tiga terbaik dari 114 makalah dan melaju ke babak final di Jakarta. Acara ini juga dirangkai dengan pembacaan hasil lomba blog yang diadakan oleh FORKOM MATA BUKA (Forum Komunikasi Masyarakat Pecinta Terumbu Karang).
Acara ini berlangsung dari pukul 13.00 sampai pukul 18.00 WIB.
Presentasi para finalis sangat memukau. Penampilan pertama dari SMA 11 Makassar, mereka menunjukkan suatu perkenalan berupa pantun yang berbahasa Makassar, sangat menarik. Yang Kedua, adalah SMA 2 Wangi-Wangi, mereka pun tak kalah hebatnya, walaupun saat mereka presentasi terjadi kesalahan teknis (Yakni kabel penghubungnya lepas, sehingga LCD-nya mati) tapi mereka tetap tenang dan melanjutkan presentasinya. Lalu, Penampilan yang ketiga dari SMA 4 Denpasar. Penampilan mereka sangat memukau, pembukaan mereka berupa tarian dan penilitian mereka sangat sangat bagus.
Setelah presentasi ketiga finalis selesai. Para panelis (juri), berdiskusi untuk memutuskan siapa pemenangnya. Panelis ini merupakan panelis yang terkenal yakni : Zivanna L. Siregar (Putri Indonesia 2008), Vivi Virgyanti Kusumah (Presenter Acara Mata Angin), Zulvicar Mochtar (Ahli Kelautan), Mikael Prastowo (Perwakilan LSM Kelautan)..Akhirnya, Panelis membacakan keputusannya.
Juara pertama KIM 5 dari SMAN 4 Denpasar dengan judul makalah “Analisis Korelasi Peranan Masyarakat dan Wisatawan Terhadap Kelestarian Ekosistem Terumbu Karang di Desa Pemuteran”
Juara kedua KIM 5 dari SMAN 11 Makassar dengan judul makalah “Potensi Pulau Gusung Sebagai Kawasan Wisata Bahari Berbasis Pendidikan di Kota Makassar”
Juara ketiga KIM 5 dari SMAN 1 Wangi-Wangi dengan judul makalah “Pengaruh Pengelolaan Objek Wisata Pulau Hoga Terhadap Kelestarian Ekosistem Terumbu Karang dan Peningkatan Pendapatan Perkapita Masyarakat Desa Ambeua Raya Kecamatan Kaledupa”
Selesai pembacaan pemenang KIM, dibacakan pula pemenang lomba blog.


Pemenang pertama Nama : I Gede Putu Darma (Jumlah Nilai : 95) Asal : Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) - Jakarta
Pemenang kedua Nama : Wendy Ahmad (Jumlah Nilai : 87) Asal : Universitas Indonesia (UI) - Jakarta
Dan pemenang ketiga adalah…hehehe….saya sendiri, Nama : Risky Nurhikmayani (Jumlah Nilai : 83) Asal :SMA Negeri 2 Pangkajene – Pangkep.
Dewan Juri untuk lomba blog adalah :

1. Prakoso Bhairawa Putera (Peneliti Muda LIPI dan Blogger)
2. Estradivari (UNESCO)
3. Irayani Queency (Penulis dan Blogger)
4. Juri Tamu : Drs. Del Afriadi, M. BioMed

Lalu presenter terbaik jatuh kepada Muhammad Fidaus dari SMA 2 Pangkejene, Pangkep, Selawesi Selatan.
Dan presenter terfavorit jatuh kepada Gebi dari SMA 11 Makassar.
Itulah pengalaman yang tak ingin aku lupakan untuk selamanya.

Friday, November 5, 2010

Sehari di LIPI bersama para Blogger Muda




Tanggal 5 November 2010, di gedung LIPI, Jakarta Pusat diadakan lomba blogger muda. Perkiraan saya pada waktu pagi hari sebelum ke tempat kegiatan ini, saya berpikir pasti sebentar bakal bosenin banget....Tapi ternyata diluar dugaanku loh! Ngikutin Kegiatan Forkom dengan judul "Selamatkan Terumbu Karang, Sekarang! Waktunya Blogger Muda Indonesia Berkiprah" seruu banget.
Mengapa seru?
Yang pertama melalui kegiatan ini, saya lebih akrab lagi dengan para peserta dan finalis KIM 5. Sebenanya waktu tanggal 3 November juga sempat bertemu bersama dalam kegiatan yang berbeda tapi tetap merupakan kegiatan yang berhubungan dengan terumbu karang. Tapi dengan kegiatan hari ini saya bisa lebih akrab lagi dengan mereka.
Yang kedua kami diajarkan agar karya tulis kami jangan hanya sebuah kertas saja yang tidak akan ada gunanya apabila tidak dipublikasikan, dan salah satu cara yang termudah untuk mempublikasikannya memalui blog karena dapat diakses dimana-mana.
Yang ketiga, kami diajarkan berpresentase lewat blog. Yang pastinya ilmu ini takkan kami peroleh di sekolah. Tapi dengan kegiatan ini saya dan teman-teman saya mengetahui bahwa ternya kita juga bisa presentase lewat blog, bukan cuman lewat powerpoint atau makromedia.
Yang keempat, berkat kegiatan ini membat saya tidak grogi lagi untuk berbicara di depan umum. Padahal, sebelumnya setiap saya mau presentase....dada saya pasti "DAG...DIG...DUG" nggak karuan gitu.
Yang kelima, hal ini membuat saya senang dan bingung. Senang karena kami diminta untuk menjadi kordinator "Blogger Muda KIM 5". Sebuah kebanggaan tersendiri dong. Dan bingung karena setelah ditunjuk sebagai kordinator "Blogger Muda KIM 5" tentu saja kami harus meluanggan waktu untuk membuat blog.
Lalu yang keenam adalah hal yang mungkin yang nggak akan saya lupa, yakni menonton para peserta serta para panitia goyang poco-poco dengan lagu cinta satu malam.
Demikian sehari di LIPI bersama para Blogger Muda.....
Satu hal yang perlu digaris bawahi bahwa ngikutin kegiatan macam ini amat seru dan nyenengin.

Thursday, November 4, 2010

Yuk! berkenalan dengan si Umbu



Mari kita mengenal kehidupan si Umbu (terumbu karang) karena tanpa mengenalnya maka kita takkan bisa menyayanginya, seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang. Jadi mari kita kenali apa sih terumbu karang itu?
Menurut Suharsono (1996) karang termasuk binatang yang mempunyai sengat atau lebih dikenal sebagai cnida (cnida=jelata) yang dapat menghasilkan kerangka kapur didalam jaringan tubuhnya. Karang hidup berkoloni atau sendiri, tetapi hampir semua karang hermatipik hidup berkoloni dengan berbagai individu hewan karang atau polyp (Nybakken, 1992)
Terdapat beberapa jenis terumbu karang antara lain
1. Terumbu karang tepi ( fringing reefs )
Terumbu karang tepi atau karang penerus berkembang di mayoritas pesisir pantai dari pulau-pulau besar. Perkembangannya bisa mencapai kedalaman 40 meter dengan pertumbuhan ke atas dan ke arah luar menuju laut lepas.
2. Terumbu karang penghalang ( barrier reefs )
Terumbu karang ini terletak pada jarak yang relatif jauh dari pulau, sekitar 0.52 km ke arah laut lepas dengan dibatasi oleh perairan berkedalaman hingga 75 meter. Terkadang membentuk lagoon (kolom air) atau celah perairan yang lebarnya mencapai puluhan kilometer.
3. Terumbu karang cincin ( atolls )
Terumbu karang yang berbentuk cincin yang mengelilingi batas dari pulau-pulau vulkanik yang tenggelam sehingga tidak terdapat perbatasan dengan daratan. Menurut Darwin, terumbu karang cincin merupakan proses lanjutan dari terumbu karang penghalang, dengan kedalaman rata-rata 45 meter. Contoh: Taka Bone Rate (Sulawesi), Maratua (Kalimantan Selatan), Pulau Dana (NTT), Mapia (Papua)
4. Terumbu karang datar/Gosong terumbu ( patch reefs )
Gosong terumbu (patch reefs), terkadang disebut juga sebagai pulau datar (flat island). Terumbu ini tumbuh dari bawah ke atas sampai ke permukaan dan, dalam kurun waktu geologis, membantu pembentukan pulau datar.
Terumbu karang hanya dapat hidup pada suhu yang terbatas. Suhu optimum 25o-30o c. Suhu tersebut sangat berpengaruh terhadap kehidupan karang, hal ini disebabkan karena kebanyakan karang akan kehilangan kemampuannya menangkap makanan pada suhu diatas 33,5oc dan dibawah 16o c (Mayor, 1918 in Supriyono,2000) .Pengaruh suhu terhadap karang tidak saja yang ekstrim maksimum dan minimum saja, namun perubahan mendadak dari suhu alami sekitar 4 0C – 6 0C dibawah atau diatas ambient dapat mengurangi pertumbuhan karang bahkan mematikannya.
Selain suhu, terumbu karang juga membutuhkan perairan dangkal dan bersih yang dapat ditembus cahaya matahari yang digunakan oleh zooxanthellae untuk ber-fotosintesis. Pertumbuhan karang pembentuk terumbu pada kedalaman 18 - 29 m sangat lambat tetapi masih ditemukan hingga kedalaman lebih dari 90 m. Karang memerlukan salinitas yang tinggi untuk tumbuh, oleh karena itu, di sekitar mulut sungai atau pantai atau sekitar pemukiman penduduk akan lambat karena karang membutuhkan perairan yang kadar garamnya sesuai untuk hidup.
Sekian sedikit informasi tentang terumbu karang, semoga dengan informasi ini kita dapat lebih mengetahui apa itu karang?.


MENGAPA SIH TERUMBU KARANG PERLU DI JAGA???

Mengapa sih terumbu karang perlu di jaga???-Pertanyaan seperti ini mungkin kadangkala melintas dipikiran kita. Apa yang menyebabkan sehingga terumbu karang harus dijaga dan dilestarikan??? Kami kan tidak tinggal di daerah pesisir jadi untuk apa kami menjaga ekosistem terumbu karang???
Mengapa sih terumbu karang perlu dijaga???? Terumbu karang perlu dijaga agar ekosistem terumbu karang tidak rusak, terumbu karang merupakan habitat utama dari ikan di laut, selain padang lamun dan Mangrove. Sebagai rumahnya ikan, terumbu karang tentu saja merupakan komponen utama bagi lestarinya kehidupan ikan, tampa terumbu karang ikan-ikan akan berkurang hal ini disebabkan karena ikan tidak memiliki tempat untuk tinggal, mencari makan maupun sebagai tempat pemijahan. Sehingga terumbu karang perlu dijaga agar lestari sehingga menjadikan ikan berlimpah, hal ini tentu akan menguntungkan bagi para nelayan. Dan juga karena terumbu karang dapat mencegah terjadinya “Global Warming”, Mengapa? Karena terumbu karang umumnya seperti tumbuhan, hal ini karena terumbu karang memiliki alga, yang mana alga ini melangsungkan proses fotosintesis, seperti halnya tumbuhan, alga mengambil CO2 dari lingkungan lalu mengeluarkan O2 sehingga mengurangi terjadinya efek rumah kaca.
Apa yang menyebabkan sehingga terumbu karang harus dijaga dan dilestarikan???Terumbu karang perlu dilestarikan agar terumbu karang tidak rusak, karena terumbu karang memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Seperti menyediaakan ikan bagi nelayan karena terumbu karang merupakan rumah bagi ikan, mengurangi karbon oksida di lingkugan sehingga mebantu dalam mencegah tejadinya global warming, mencegah terjadinya abrasi pantai, di jadikan sebegai salah satu modal wsata bahari dan juga ketika terjadi bencana seperti tsunami, terumbu karang dapat menahan ombak.Terumbu karang memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia sehingga perlu untuk dijaga dan dilestarikan.
Kami kan tidak tinggal di daerah pesisir jadi untuk apa kami menjaga ekosistem terumbu karang??? Walaupun tidak tinggal didaerah pesisir tapi kita juga memerlukan ikan, ikan ini asalnya dari pesisir…..Jika ekosistem terumbu karang rusak, paka para nelayan akan kesulitan mendapatkan ikan, hal ini akan berdampak pada melonjaknya harga ikan, hal ini akan membuat para ibu rumah tangga semakin sulit untuk mengatur keuangan akibat melonjaknya harga. Sehingga walaupun kita tidak tinggal didaerah pesisir tapi kita sangat bergantung kepada apa yang dihasilkan dari laut. Jadi, kehidupan kita tidak lepas dari ekosistem pesisir.
Intinya kita harus menjaga ekosistem terumbu karang agar

Karya Tulis n’ Makalah?! Emang beda???

“Apa sih itu Karya Tulis?? Emangnya beda ama “Makalah” yang selama ini kita buat di sekolah??”
Hal itulah yang pertama kali tersirat dibenakku ketika aku ingin mengikuti KIM 5 (Kontes Inovator Muda). Pertama kalinya bagiku membuat karya tulis ketika ingin mengikuti KIM 5 di daerahku yakni Pangkep. Membuat karya tulis ternyanyata beda banget dengan membuat makalah. Dalam membuat karya tulis harus ada abstraknya,pengumpulan data, analisis data, dan lain-lain. Untuk menyelesaikan Karya tulis ini, saya dan rekan seperjuanganku (Achmad Syahied & Muhammad Firdaus) membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk nyeleseinnya. Padahal kalau hanya membuat makalah sih bisa pake SKS ( Sistem Kebut Semalam),hehehe…. Kan tinggal copy paste dari Internet trus edit-edit dikit…lalu jadi deh.
Selama pembuatan Karya tulis ini, karena saya nggak tinggal di Asrama Sekolah (SMAN 2 Pangkajene) (hehehe…beda ama kedua rekan seperjuanganku mereka tinggal asrama), maka setelah pulang sekolah (14:30) saya bersama rekanku harus mengerjakannya tiap sore sampe pukul 17:30, lalu abis itu pulang ke rumah dan malamnya lagi sehabis sholat isya (19:45) saya pergi lagi ke sekolah sampe pukul 23:00. Ribet juga sih mesti PP terus tiap hari, tapi kalau hal ini nggak dilakukan maka karya ilmiah kami nggak akan mungkin bisa selesai. Padahal saat itu kami juga memiliki segudang tugas sekolah, ekskul, dan jadwal ulangan yang sudah menanti. Hal ini membuat kami harus pandai mengatur waktu agar Karya Ilmiah kami selesai dan nilai-nilai sekolah kami juga bagus.
“Usaha yang sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan”
Mungkin kalimat di atas mewakili kerja kami selama ini. Hasil dari kerja kami ternyata membuahkan hasil yang bagus, kami bisa menjadi juara 1 di Pangkep dalam KIM 5.Sehingga kami berkesempatan untuk menjadi peserta KIM 5 di Jakarta. Yah, walaupun sebenarnya impian kami belum terwujud untuk dapat menjadi salah satu finalis, tapi saya senang menjadi peserta KIM 5 di Jakarta. Soalnya di sana saya mendapat teman baru, ada dari Selayar, Jayapura, Wakatobi, Biak, Makassar, Denpasar, dan Maumere. Orangnya seru dan fun abiz, saya kagum dengan mereka semua, mereka semua adalah yang terbaik dari daerahnya dan wawasan mereka sangat luas serta mereka PD abiz,,,
Kalau disuruh berkomentar tentang KIM 5…..satu hal yang ingin kukatakan adalah “SEEERUUU!”
Dan jika bisa membuat suatu permohonan maka permohonanku, “Saya harap saya bisa ikut lagi dalam acara KIM lagi….”

Wednesday, November 3, 2010

Istanaku yang terkoyak

Goresan pena oleh: Indira Saraswati
Aku
Dahulu warnaku indah,
Dahulu aku punya sahabat dari ikan yang singgah ke tubuhku,
Tapi kini layaknya perahu yang hanya melintasiku
Sahabatkupun kini seperti itu.
Tak lagi memandangku,tak lagi singgah pada tubuhku
Karna kini…………..,
Aku hitam,aku suram aku gelap
Aku bukan lagi tempat mereka hidup
Bahkan ketika mereka melintasiku,aku malu,oleh warna-warni mereka yang indah.
Dahulu aku di anggap istana oleh para sahabatku
Tapi kini,aku tak lebih dari sebuah karang yang telah mati.
Ingin rasanya aku teriak hingga batinku puas,
Ingin rasanya aku caci maki kalian
Bahkan aku ingin balas dendam pada kalian.
Ah,tapi sudalah
Apapun yang kulakukan takkan berarti apapun pada kalian
Karena aku hanya karang
Tempat kau lempar pukatmu
Dan kelak ketika aku semua musnah
Yang berarti takkan ada lagi ikan
Karena tak punya tempat tinggal
Tak ada agi kehidupan di laut
Dan ketika anak/cucu kalian kelaparan,
atau kalian tak punya pekerjaan karena tak ada lagi hasil laut,
aku akan tertawa….
Jangan salahkan aku,
Karena kalianlah yang menyebabkan ini
Manusia beradap yang tak punya perasaan.
NB : Puisi ini menjadi juara III di “Festival Pantai dan Pesisir” yang diadakan di Ma’cini baji, Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kondisi Terumbu karang di kabupaten Pangkep.

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Sesuai dengan namanya… Pangkep ini terdiri dari banyak kepulauan. Pulau-pulau yang ada di Kabupaten Pangkep antara lain Pulau Balang Lompo…Pulau Balang Caddi’…Pulau Salemo…Pulau Sabutung… Pulau Saugi….Pulau Kulambing….Pulau Kapoposang….dan masih banyak lagi. Sebagai kabupaten yang terdiri dari pulau-pulau maka kehidupan para penduduk Pangkep yang tinggal di Pulau-pulau disekitar Pangkajene sangat bergantung kepada laut. Ketergantungan ini tentu saja berhubungan dengan mata pencaharian penduduk di pulau-pulau sebagai nelayan.
Perlu kita ketahui bahwa habitat ikan itu adalah di sekitar ekosistem terumbu karang. Dengan sehatnya terumbu karang maka ikan-ikan akan berlimpah. Hal ini akan membuat nelayan menjadi sejahtera. Sehingga kehidupan masyarakat Pangkep khususnya yang di pulau-pulau sangat bergantung kepada kelestarian terumbu karang.
Dibeberapa pulau di Pangkajene kondisi terumbu karangnnya cukup mengkhawatirkan namun ada pula yang kondisi terumbu karangnya cukup sehat. Ketika saya masih kelas 1 SMA, diadakan study tour ke Pulau Balang Lompo, karena kebetulan salah satu teman saya berasal dari pulau itu. Disana kami mencari biota-biota laut di sekitar pesisir pantai. Disekitar tempat saya mencari biota laut, saya menemukan beberapa karang yang sudah mati. Walaupun begitu tapi kami banyak menemukan biota laut seperti bintang laut, ikan kecil, dan ubur-ubur. Yang menyebabkan matinya karang disekitar tempat itu mungkin akibat sampah-sampah domestic ataupun sampah rumah tangga yang bertebaran di sekitar pesisir itu. Dan juga karena di pulau masih kurang yang memiliki tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) sehingga mereka membuang tinja di laut, alhasil ketika kami mencari biota laut, salah satu teman saya sempat menemukan tinja yang mengapung di atas laut, Mungkin ini juga salah satu hal yang menyebabkan matinya terumbu karang di sekitar daerah itu.
Tapi, ternyata di bagian lain dari pulau Balang Lompo memiliki banyak sekali terumbu karang yang sehat. Menurut kabar yang saya dengar kondisi terumbu karang di Pulau ini sudah membaik semenjak Pulau ini dijadikan salah satu daerah asuhan COREMAP. Hal ini menandakan bahwa kasadaran masyarakat pesisir akan pentingnya terumbu karang sehat semakin meningkat.
Tapi, belakangan ini saya mendengar bahwa Pangkep mengalami suatu masalah dimana smakin banyaknya karang yang mengalami bleaching…..Hal ini berarti kita harus lebih meningkatkan upaya kita untuk menghindarkan karang dari peristiwa bleaching. Tapi sebenarnya kondisi ini bukan hanya terjadi di Pangkep tapi juga mengancam seluruh ekosistem terumbu karang di seluruh dunia karena kondisi global kita yang tidak memungkinkan lagi, Mengapa saya berkata demikian??? Sebab sekarang ini, bumi kita mengalami “Global Warming”, Hal ini akan menyebakan meningkatnya suhu air laut akibat menigkatnya suhu bumi akibat efek rumah kaca. Hal penting yang perlu kita tahu bahwa ada organisme lain yang menunjang kehidupan karang yakni alga yang disebut dengan alga Zooxanthella , dimana alga ini sangat sensitive terhadap terjadinya perubahan suhu air laut. Apabila terjadi peningkatan suhu air laut yang cukup tinggi maka akan membuat alga ini meninggalkan karang inangnya sehingga terjadilah hal yang kita kenal sebagai pemutihan karang (bleaching).
Sehingga apabila kita ingin menjaga kelestarian ekosistem terumbu karang maka kita juga harus melindungi bumi kita dari “Global Warming”. Jagalah bumi kita demi generasi yang akan datang, kasihan mereka jika yang kita wariskan kepada mereka hanyalah karusakan alam. Indonesia dikenal dengan Sumber daya alamnya yang berlimpah. Jangan biarkan hal itu hilang dari Indonesia.

Review Hadalabo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion

Kali ini saya mau review hadalabo gokujyun ultimate moisturizing lotion untuk kulit kering dan normal. Hasil review ini setelah pemakaian 2 ...